Buletin Mikrobiologi Edisi Maret 2011

isi buletin edisi kali ini adalah:

1. Fermentasi jagung sebagai pangan fungsional

2. teknik isolasi jamur dari produk komersial

buletin dapat di download di:

http://permi.or.id atau di

http://www.ziddu.com/download/14508070/permi04032011.pdf.html

selamat membaca, kami menunggu artikel populer tentang mikrobiologi dari para pembaca blog ini untuk kami muat di buletin

salam

nur hidayat

Iklan

Mulai usaha Bibit Jamur Tiram

Kini telah banyak petani dan wirausaha muda yg melakukan usaha jamur tiram. tapi belum banyak yang berprofesi sbg penyedia bibitnya.

anda ingin usaha ke arah itu? ini ada buku dari istri saya

Banyak buku tentang jamur tiram, namun jarang yang membahas tentang bagaimana budiday bibit jamur tiram

kini telah beredar buku  dengan judul:”UNTUNG BESAR USAHA BIBIT JAMUR TIRAM” yang ditulis oleh Sri Sumarsih dan diterbitkan oleh Penebar Swadaya.

buku usaha bibit jamurusaha bibit jamur tiram

Dalam buku ini dibahas
1. Pengenalan dan prospek bisnisnya

2. Pertumbuhan jamur tiram

3. Persiapan usaha pembibitan jamur tiram

4. Pembuatan bibit jamur

5. Persiapan bahan baku nedia tanam

6. Pemeliharaan kultur murni dan bibit jamur

7. Pemanenan, pengemasan dan penyimpanan bibit

8. Kiat sukses usaha pembibitan jamur tiram

9. Analisis Usaha

buku ini juga dilengkap VCD

anda juga dapat konsultasi ke http://sumarsih03.wordpress.com

harga buku Rp 39.500,-

Graha Jamur Jombang

Salam, untuk menentukan hasil yang optimal tentu banyak hal yang perlu diperhatikan, diantaranya
1.KUMBUNG .perhatikan SIRKULASI udaranya, karena bila CO2 yang dihasilkan jamur tidak dapat keluar dan terganti O2 maka tuubh buah jamur lebih cenderung memanjang sedangkan tudungnya kecil.sedangkan yang diharapkan adalah tudung yang besar dan tubuh standar dan hal ini bisa diperoleh dengan pengaturan sirkulasi udara
perhatikan pulah suhu udara,kelembapan juga cahaya
2.untuk warna kuning coba teliti jenis jamurnya karena ada tiram kuning, tetapi bila jenisnya putih bisa jadi disebabkan karena suhu terlalu tinggi sehingga terlalu sering di semprot tanpa disadari (perhatikan pula alat semprot atur sehingga keluar hanya kabut), mengenai jamur /jamur terlalu berlebih menangkap titik air sehingga tersimpan dalam tubuh jamur, hal ini menyebabkan cepat menguning dan busuk.saran sebaiknyanya atur kelembapan kumbung dengan cara disiram lantai atau pake atap dari ijuk sehingga lebih dingin
3.yang disiram itu lantainya biar lembab karena, bisa juga baglog disiram tetapi dikwatirkan air masuk dalam log nya, sehingga menyebabkan baglog timbul bercak, juga bisa mengundang hama ulat

untuk info lebih lanjut hubungi kami GRAHA JAMURKU 0813 59801074

Memulai dari sedikit

banayk pertanyaan tentang cara budidaya jamur tiram. dapatah dimulai dengan jumlah sedikit. saran saya sebaiknya memang dari sedikit sehingga jika gagal tahu kesalahan dan tidak rugi jika bosan hanya rugi sedikit. hitung-hitung cari pengalaman.

jangan takut untuk mencoba. pelajari segala kegagalan.

saya juga pernah mencoba dengan ukuran log yang hanya sedikit tidak lebih dari 50 buah. dan tempat yang tidak sesuai sebenarnya untuk memulai yaityu di garasi. hanya untuk tahu seperti apa pertumbuhannya. jika tertarik baru dikembangkan dengan kondisi sesuai keadaan yang baik bagi pertumbuhan.

budaiay jamur tiram di garasi

budiday jamur di garasi

Pelatihan Jamur di Jogja

ratidjo

Banyak di antara pengunjung blog ini yang menanyakan berbagai hal tentang jamur tiram, mulai dari mencari bibit hingga pemasarannya. Banyak pula yang telah memberi komentar untuk menjawab pertanyaan atau memberi informasi bahkan menjadi penyalur atau menerima kiriman jamur. Sayang tidak semua pengunjung mau membaca seluruh komentar yang isinya bahkan lebih penting dari tulisan itu sendiri, sehingga sering pertanyaan yang sama diajukan ulang.

Untuk menambah tulisan agar sedikit membantu teman-teman yang ada di Jogja dan sekitarnya maka pada tulisan ini kamu muat profil tempat pelatihan jamur dari jogja. Bagi teman-teman yang juga memiliki tempat pelatihan tentang jamur atau yang lainnya ang dapat membantu saudara-saudara kita mengembangkan usaha kami persilahkan membuat artikel pendek untuk kami muat sebagai tulisan (anggaplah sebagai media promosi) yang tidak perlu bayar.

Kali ini yang kita promosikan adalah pelatihan jamur dari Bapak Ratudjo, pria kelahiran Singojayan Yogyakarta 64 tahun lalu. Beliau tinggal di Dusun Miron Desa Pandowoharjo Sleman, 800 meter dari Jalan Magelang (perempatan Beran). Bersama istrinya beliau membuka rumah makan ”jejamuran” yang memiliki banyak penggemar.

Di belakang rumahnya ada dua kubung (rumah jamur) ukuran besar untuk percontohan budidaya jamur. Disebelahnya ada ruang untuk melakukan pembibitan.

Usaha beliau semula adalah prmbibitan jamur. Agar usahanya laku maka beliau membuat percontohan budidaya. Setelah banyak petani yang melakukan budidaya beliau melihat petani kesulitan dalam pemasaran, harga lebih ditentukan oleh tengkulak sehingga petani sering rugi. Lalu beliau membuka usaha rumah makan untuk menampung hasil budidaya petani sekitar.

Tempat pelatihan beliau adalah Pusat Pendidikan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Volva Indonesia. Di tempat sahanya selain dilakukan pelatihan pembibitan, budidaya juga pasca panen.

Anda berminat?

Hama dan penyakit pada jamur tiram

Budidaya jamur tiram dapat dipandang dari dua sisi yaitu seni dan pengetahuan. Dari sisi seni maka kita harus merawatnya sedapat kita lakukan, sebagaimana seorang seniman merawat lukisannya. Jika sebagai pengetahuan, kita harus mempelajari bagaimana merawatnya, agar dihasilkan produk yang tinggi dan baik. Dua tujuan ini harus dipahami oleh seorang yang melakukan budidaya jamur tiram.

Hama dan penyakit sering terjadi akibat kecerobohan kita sendiri. Seorang pembudidaya harus dapat menjaga dari segala kemungkinan yang terjadi. Fungsida, insektidida dan bahan kimia lainnya dapat membantu,tetapi pencegahan tanpa bahan kimia lebih baik untuk dilakukan.

Pada tulisan kali ini yang akan kita bicarakan barulah jenis-jenis hama dan penyakit pada budidaya jamur tiram sedang cara pencegahan belum dibahas. Hal ini untuk menjawab pertanyaan pada blog tentang hama dan penyakit yang sering ada pada jamur tiram.

Hama

a. a. Megaselia: larvanya akan memakan jamur

<!b. Lycoriella: problem yang paling sering terjadi. Larva benar-benar merusak. Genus ini mudah diidentifikasi dari kepalanya yang hitam pada larva dan sayap. Umumnya muncul dari udara atau tanaman sekitar. Jamur liar merupakan makanan alami mereka

c.  c. Mycophila: larva berwarna oranye

d. d. Heteropeza: serangga sangat kecil

e. e. Nematoda: cacing berukuran sangat kecil dapat memakan jamur

f. Tungau: memakan jamur secara langsung dan menyebabkankerusakan jamur

g. Hama lain yang perlu diperhatikan adalah siput, cacing, tikus

PePenyakit

Tra. Trichoderma: Jamur berwarna hijau ini umum menyerang jamur tiram. Umumnya berasal dari udara atau dari pekerja. Dapat terjadai pada substrat yang mengalami pasteurisasi berlebih (maksimum 600C).

b. b. Verticillium: Gelembung-gelembung kering menyebabkan distorsi dan bercak.

c. c. Pseudomonas tolaasii

d. d. Virus: menyebabkan perubahan warna jamur

e. e. Jamur lendir: menjadikan penampakan jamur tidak menarik

Kelainan karena kondisi lingkungan

a. Batang memanjang: merupakan penyakit fisiologi yang disebabkan oleh kelebihan karbon dioksida, ventilasi yang kurang, dapat juga disebabkan kurangnya cahaya biru

Perhatikan pula jangan sampai kelebihan air karena akan mengganggu udara mencapai substrat. Miselium tidak dapat menggunakan substrat yang terlalu basah.

dalam artikel ini tidak ada foto, untuk lengkapnya dapat di download di artikel berikut:

Buku jamur Tiram