Proses Pengolahan Limbah Cair Tahu dengan Bahan Koagulasi Alami

M. Hindun Pulungan., Aunur R. Mulyarto, dan Sri Ningsih

Jurusan TIP FTP Unibraw Malang

 AbstrakTujuan penelitian mempelajari penggunaan biji kelor sebagai koagulan alami untuk menurunkan tingkat pencemaran limbah cair tahu, serta menentukan dosis serbuk biji kelor dan waktu tinggal yang akan digunakan pada proses koagulasi limbah cair tahu. Penelitian ini diharapkan akan dapat memberikan manfaat dalam mengurangi pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah cair tahu serta memberikan alternatif pengolahan limbah secara koagulasi dengan menggunakan serbuk biji kelor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode experimental dengan rancangan percobaan. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial dengan 2 faktor, yaitu faktor A (dosis serbuk biji kelor yang ditambahkan) yang terdiri dari 3 level (8% b/v ,10% b/v,12 % b/vl) dan faktor B (waktu tinggal) yang terdiri fari 2 level (2 dan 3 jam). Dari kedua faktor tersebut diperoleh 6 kombinasi perlakuan, dan masing-masing perlakuan dilakukan ulangan sebanyak 3 kali.            Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan, didapatkan bahwa perlakuan penambahan serbuk biji kelor sebanyak 12 % b/v dan waktu tinggal selama 3 jam, merupakan perlakuan terbaik. Pada perlakuan tersebut dapat menurunkan nilai BOD menjadi 191,67 mg/l, menurunkan nilai TSS menjadi 81,57 mg/l, dan meningkatkan nilai DO menjadi 4,28 mg/l, sementara nilai pH menjadi 3,87  

Kata Kunci : Biji Kelor, Koagulan, Limbah Cair

Abstrak makalah yang disajikan pada PIT PERMI 2007 di Banjarmasin bidang Pertanian dan Pangan.