Sulfide Oxidizing Bacteria (SOB) Role in Biofilter to Remove High Strength Hydrogen Sulfide From Biogas

Nimas M. S. Sunyoto1, 2, Warin Rukruem3, Benjaphon Suraraksa4, and Pawinee Chaiprasert1

The removal of hydrogen sulfide in biogas is imperatively required as it lead the corrosion to the engines and pipe lines when it is used as biofuel (1). Biofilter was broadly used as an alternative on hydrogen sulfide removal. The common bacteria used in the H2S removal including Thiobacillus sp., Beggiota sp., and  Pseudomonas sp (2). However, the utilization of mix culture seemed to be more favourable in the field application. This study investigated the role of Sulfide oxidizing bacteria (SOB) to be used as converting agent in high strength H2S removal. The study used three different particle sizes of packing material namely RHAB of  0.5-1.0 cm (RHAB type 1), 1.5-2.0 cm (RHAB type 2) and 2.0-3.5 cm (RHAB type 3). The operation was carried out in 5 litres working volume biofilter under controlled dissolved oxygen (DO) 0.5 mg.l-1 and pH 7 and employed mix culture seed sludge taken from open pond of swine manure wastewater treatment. The synthetic hydrogen sulfide gas in high strength of H2S (3,000 ppm) was fed in upflow direction at various flow rate.  H2S loading rate (SLR) at 0.17 and 0.25 l.min-1 was used at the 30 and 20 minutes of GRT resulting in H2S loading rate of 8.18 and 12.27 g H2S.m-3.h-1, respectively. The role of SOB in term of H2S removal efficiency, bacterial activity and metabolic products produced under high strength of inlet H2S was investigated. The average of removal efficiency of RHAB type 1, 2 and 3 was  in the  range of 97,8-99,6% at GRT 30 minutes and 91,3-94,8% at GRT 20 minutes. In addition, the study of bacterial activity showed that the avarage bacterial activity was 8.6-12.63 g Na2S2O3.g VSS-1.day-1. Moreover it was found that the activity of SOB had converted the H2S into S0 form up to 81,1%.

 

Keywords: H2S removal, biogas, biofilter

 

References:

  1. Fischer, M. E., et al., Biogas purification : H2S removal using biofiltration. Waterloo University, Ontario, Canada, 1-138   (2010)
  2. Pipatmanomai, S., et al., Economic assessment of biogas-to-electricity generation system with H2S removal by activated carbon in small pig farm. Applied Energy, 86, 669–674 (2008)

 

*)This abstract was originally presented at 5th Young Scientist Seminar at Yamaguchi Seminar Park, Yamaguchi, Japan, November 22-23th 2011

Iklan

Biofilm

Nur Hidayat

Biofilm adalah matriks yang menyelimuti pertambahan mikrbial yang melekat pada permukaan biologis atau non-biologis. Secara tipikal, bentuk biofilm dalam habitat seperti pada permukaan yang terendam yang terterpa aliran air. Namun demikian, biofilm juga dapat terjadi pada habitat-habitat lainnya mulai dari akar tanaman sampai unit pengolah limbah. Secara alami, biofilm dapat ijumpai dalam mulut kitya, di toilet, di tanaman air yang terendam dan pada peralatan medis seperti catheter an prosthetic heart valve. Perkembangan biofilm juga dapat diuji dalam sistem model terutama untuk bakteri yang dapat dikulturkan.

Hal yang menarik tentang kajian biofilm adalah adanya perilaku yang berbeda dari mikroorganisme ketika tumbuh dalam biofilm dan ketika tumbuh sebagai sel tersuspensi. Melalaui penempelan satu sel dengan lainnya pada permukaan padat, mikroorganisme mampu memodifikasi sekitarnya (mikro-habitat), membuat penyangga/bufer untuk mengatasi fluktuasi fisik dan khemis

Perkembangan pembentukan biofilm mencakup tahapan-tahapan:

  1. Struktur ekstraselular spesifik seperti flagella akan menuju dan kemudian berada pada permukaan padat
  2. ada ekspresi gen spesifik (dan produk proteinnya) yang memungkinkan sel menempel dan melakukan perkembangbiakan membentuk monolayer.
  3. sel-sel yang telah berkembang biak dan mengekspresikan gen pengontrol untuk membentuk mikro-koloni
  4. biofilm matang membentuk jejaring tiga dimensi
  5. biofilm merupakan kehidupan yang dinamis dan memungkinkan terjadinya fragmentasi dengan membebaskan sel untuk kemudian berkembang sebagai biofilm baru.

 

biofilm

biofilm P.aeruginosa