Isolasi Bakteri Asam Asetat Penghasil Selulosa

Nur Hidayat

Bakteri asam asetat termasuk dalam family Acetobacteriaceae yang dikarakteristikkan oleh kemampuannya mengoksidasi etanol menjadi asam asetat. Bakteri-bakteri asam asetat mencakup genus-genus Acetobacter, Acidomonas, Asaia, Glucanocetobacter, Gluconobacter, Kozakia, Swaminathania, dan Saccharibacter. Beberapa spesies Acetobacter kini dimasukkan dalam Glucanocetobacter karena diketahui mampu menghasilkan selulosa. Bakteri ini dapat diisolasi dari buah, bunga, makanan terfermentasi, minuman,vinegar maupun limbah.

2.5.1.1. Teknis isolasi

1 mL sampel diinokulasikan pada 30mL medium HS (Hestrin-Schramm) yang tersusun atas D-glukosa 2,0%, pepton 0,5%,ekstrak khamir 0,5%, Na2HPO4 0,27% dan asam sitrat 0,115%. Inkubasi dilakukan selama 7 hari pada suhu 300C dan pH medium 6,0. Setelah mikrba tumbuh maka dilakukan isolasi menggunakan HS-agar. Inkubasi pada 300C selama 3 hari. Koloni dengan warna putih hingga kekuningan dengan struktur mucous diambil dan dimurnikan untuk duji lebih lanjut.

2.5.1.2. Uji Fisiologi dan Biokimia

Morfologi sel diuji menggunakan mikroskop. Hasil pengecatan Gram, dipilih yang Gram Negatif. Mtalitas diuji dengan metode hanging drop.

Kultur yang telah dimurnikan digoreskan pada medium CaCO3-agar untuk mengkonfirmasi produksi asam asetat yang ditunjukkan oleh pembentukan zona jernih disekitar koloni. Medium CaCO3-agar tersusun atas D-glukosa 0,05%, pepton 0,3%, ekstrak khamir 0,5%, CaCO3 1,5%, agar 1,2% dan etanol 1,5% (v/v). Inkubasi dilakukan pada suhu 300C selam 2 – 7 hari. Isolat yang memapu membentuk zona jernih kemudian diuji biokimia yang mencakup katalase, oksidase dan indol.

Uji biokimia lainnya adalah  uji terhadap produksi asam dari beberapa sumber karbon yaitu fruktosa, galaktosa, glukosa, laktosa, maltose, manosa, sukrosa, dan silosa dengan konsentrasi 1% sebagai satu-satunya sumber karbon.  Penggunan urea diuji dengan Urea Broth. Penggunan sitrat diuji dngan Citrate Broth. Uji pertumbuhan pada suhu 25, 30, 37 dan 450C pada pH 3,0; 7,0; dan 8,0 dalam medium HS broth.

2.5.1.3. Deteksi pembentukan Selulosa

Tabung reaksi yang berisi 10 mL HS broth yang telah diinokulasi dengan isolate terpilih dan diinkubasi selama seminggu pada suhu 300C digunakan sebagai seed broth. Seed broth sebanyak 1% dutambahkan dalam medium kultur. Pembentukan selulosa dimonitoring dengan pembentukan pelikel pada permukaan medium. Medium disentrifugasi selama 10 menit pada 4.000g, dicuci tiga kali dengan aquades dan direbus selama 15menit dengan NaOH 0,5N. Mikroba yang mampu menghasilkan selulosa yang tahan perlakuan ini dipilih sebagai isolate bakteri asam asetat penghasil selulosa. Selulosa hasil perlakuan ducuci tiga kali dengan aquades dan dikeringkan pada 1050C. Hasil tertinggi digunakan untuk membantu seleksi mikrob.

Bakteri asam asetat termasuk dalam family Acetobacteriaceae yang dikarakteristikkan oleh kemampuannya mengoksidasi etanol menjadi asam asetat. Bakteri-bakteri asam asetat mencakup genus-genus Acetobacter, Acidomonas, Asaia, Glucanocetobacter, Gluconobacter, Kozakia, Swaminathania, dan Saccharibacter. Beberapa spesies Acetobacter kini dimasukkan dalam Glucanocetobacter karena diketahui mampu menghasilkan selulosa. Bakteri ini dapat diisolasi dari buah, bunga, makanan terfermentasi, minuman,vinegar maupun limbah.

2.5.1.1. Teknis isolasi

1 mL sampel diinokulasikan pada 30mL medium HS (Hestrin-Schramm) yang tersusun atas D-glukosa 2,0%, pepton 0,5%,ekstrak khamir 0,5%, Na2HPO4 0,27% dan asam sitrat 0,115%. Inkubasi dilakukan selama 7 hari pada suhu 300C dan pH medium 6,0. Setelah mikrba tumbuh maka dilakukan isolasi menggunakan HS-agar. Inkubasi pada 300C selama 3 hari. Koloni dengan warna putih hingga kekuningan dengan struktur mucous diambil dan dimurnikan untuk duji lebih lanjut.

2.5.1.2. Uji Fisiologi dan Biokimia

Morfologi sel diuji menggunakan mikroskop. Hasil pengecatan Gram, dipilih yang Gram Negatif. Mtalitas diuji dengan metode hanging drop.

Kultur yang telah dimurnikan digoreskan pada medium CaCO3-agar untuk mengkonfirmasi produksi asam asetat yang ditunjukkan oleh pembentukan zona jernih disekitar koloni. Medium CaCO3-agar tersusun atas D-glukosa 0,05%, pepton 0,3%, ekstrak khamir 0,5%, CaCO3 1,5%, agar 1,2% dan etanol 1,5% (v/v). Inkubasi dilakukan pada suhu 300C selam 2 – 7 hari. Isolat yang memapu membentuk zona jernih kemudian diuji biokimia yang mencakup katalase, oksidase dan indol.

Uji biokimia lainnya adalah  uji terhadap produksi asam dari beberapa sumber karbon yaitu fruktosa, galaktosa, glukosa, laktosa, maltose, manosa, sukrosa, dan silosa dengan konsentrasi 1% sebagai satu-satunya sumber karbon.  Penggunan urea diuji dengan Urea Broth. Penggunan sitrat diuji dngan Citrate Broth. Uji pertumbuhan pada suhu 25, 30, 37 dan 450C pada pH 3,0; 7,0; dan 8,0 dalam medium HS broth.

2.5.1.3. Deteksi pembentukan Selulosa

Tabung reaksi yang berisi 10 mL HS broth yang telah diinokulasi dengan isolate terpilih dan diinkubasi selama seminggu pada suhu 300C digunakan sebagai seed broth. Seed broth sebanyak 1% dutambahkan dalam medium kultur. Pembentukan selulosa dimonitoring dengan pembentukan pelikel pada permukaan medium. Medium disentrifugasi selama 10 menit pada 4.000g, dicuci tiga kali dengan aquades dan direbus selama 15menit dengan NaOH 0,5N. Mikroba yang mampu menghasilkan selulosa yang tahan perlakuan ini dipilih sebagai isolate bakteri asam asetat penghasil selulosa. Selulosa hasil perlakuan ducuci tiga kali dengan aquades dan dikeringkan pada 1050C. Hasil tertinggi digunakan untuk membantu seleksi mikrob.

Sumber:

Aydin, Y.A and N.D. Aksoy. 2009. Isolation Of Cellulose Producing Bacteria from Wastes of Vinegar Fermentation. Proceeding of the World Cingress on Engineering and Computer Science. Vol 1. San Fransisco

One thought on “Isolasi Bakteri Asam Asetat Penghasil Selulosa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s