Nata decoco dan faktor lingkungan

Selulosa bacterial yang dihasilkan oleh Acetobacter xylinum yang dihasilkan pada medium air kelapa dikenal sebagai nata de coco. Produk ini dipopulerkan dari Filipina pada tahun 1949 dan kemudian menyebar ke berbagai Negara termasuk Indonesia. Nata yang dihasilkan bisanya berbentuk selulosa yang kenyal yang kemudian dibuat potongan berbentuk kubus, dicuci dan direbus sebelum dicampur dengan sirup gula dan dikonsumsi sebagai koktail dan jelli buah.

Sebenarna A. xylinum merupakan bakeri yang tersebar luas di alam dan umunya mengkontaminasi proses produksi vinegar dari A. aceti. A. xylinum dapat diisolasi dari buah yang mengalami pelunakan, sayuran atau air kelapa yang terfermentasi.

Acetobacter xylinum mampu tumbuh pada berbagai substrat seperti glukosa, sukrosa, fruktosa, gula invert, etanol dan gliserol.

Produksi selulosa dapat dilakukan pada medium diam atau teragitasi. Produksi nata dipengaruhi oleh tipe dan konsentrasi gula, sumber nitrogen dan pH. A. xylinum mampu tumbuh pada pH sekitar 3,5 dan pertumbuhan selulosa paling baik pada pH 4,0 – 5,0.

Nata de coco mampu mengikat air hingga lebih dari 100 kali dari beratnya.

Isolat A. xylinum dapat dipelihara pada medium tomat agar miring yang dibuat dari 200 g tomat segar direbus dalam 500 ml aquades selama 30 menit. Ekstrak tomat ini kemudian disarig dan dicampur dengan 100 g ekstrak khamir, 50 g sukrosa, 2,5 g pepton dan 20 g agar. Volume kemudian dijaikan 1000 ml dngan aquades dandisterilkan pada 1210C selama 15 menit. Isolate kemudian digoreskan pada agar miring dan diinkubasi pada 300C selama 4 hari.

Dalam suatu percobaan diketahui bahwa waktu penggandaan a. xylinum pada medium statis adalah 8 – 10 jam sedang pada medium yang diaerasi adlah 4 – 6 jam. Namun demikian, meskipun pertumbuhan sel lebih cepat, nata yang dihasilkan tidak brbentuk pellet sehingga tidak dapat digunakan sebagai mana nata umumnya.

Konsentrasi sukrosa 10 % dan ammonium sulfat 0,5 % pada pH 4,0 menghasilkan ketebalan nata yang paling baik.

Sumber: World J Microbiol Biotechnol (2008) 24:2593–2599

4 thoughts on “Nata decoco dan faktor lingkungan

  1. pak, saya mau tanya, a.xylinum itu untuk hidup perlu apa aja, ya, pak? trus disimpan dikondisi apa untuk mendapatkan nata yang max? a.xylinum itu aerob, kan, pak? berarti tempatnya harus sedikit terbuka? apa tidak akan terkontaminasi?
    terimakasih, ya, pak

  2. Terimakasih atas informasinya.

    Kami dari the xylinum club

    THE XILINUM CLUB
    Produksi, Penjualan dan Pelatihan Pembuatan Nata

    Produksi.
    Nata de coco
    Penjualan.
    Nata de coco (Lembaran dan potongan)
    Pelatihan Pembuatan Nata.
    Nata de pinna
    Nata de coco
    Nata de soya
    Nata de ory
    Nata de banana

    Alamat
    Asrama Mahsiswa Islam Sunan Giri (AMI-SG)
    Jl. Sunan Giri no. 1 Rawamangun Jakarta Timur 13220 Rt 12/15 Kode Pos 13220
    Email : anakbio@yahoo.com
    karang_pundung86@yahoo.com
    Blogs : http://www.kreasianakbiologi.blogspot.com
    http://www.qurrotainstitute.blogspot.com

    menjual starter/biang nata
    call me at 081280445562 (Sularto)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s