Jamur Tiram dan Kesehatan

Jamur tiram merupakan salah satu jamur yang banyak dibudidayakan. Jamur ini telah lama digunakan dalam menu masakan Cina dan Jepang dan kini telah menyebar ke seluruh dunia termasuk Indonesia.

Jamur tiram adalah sumber obat-obatan bahkan dikenal pula sebagai jamur karnivora karena miselianya mampu membunuh dan mencerna nematode dan ini merupakan salad satu cara jamur mendapatkan sumber nitrogen. Jamur ini aya akan vitamin dan protein serta asam lemak tidak jenuh, mengandung sedikit arabitol yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan bagi beberapa orang.

Dalam penelitian terhadap 89 pasien diabetes di rumah sakit di Dharka dari Juli 2005 hingga 2006 diperoleh hasil yang cukup menggembirakan. Penelitian dilakukan terhadap tinggi badan, berat badan, tekanan darah sistolik dan distolik, gula darah puasa dan dua jam setelah buka, total kolesterol dan HDL/LDL. Periode penelitian adalah 21 hari. Pasien diberi diet jamur 7 hari kemudian tanpa jamur 7 hari dan dengan jamur lagi 7 hari. Setiap 7 hari dilakukan analisis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa jamur secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolic, menurunkan tekanan darah, gula darah, total kolesterol dan trigliserida namun tidak signifikan terhadap barat badan dan HDL/LDL. Ketika diet jamur dihentikan terjadi peningkatan kembali tekanan darah diastolic, gula darah, total kolesterol dan trigliserida namun tidak terhdap berat badan dan tekanan darah sistolik dan HDL/LDL. Ketika pasien diberi kembali jamur terjadi lagi penurunan tekanan darah, trigliserida dan kolesterol.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa jamur tiram secara signifikan menurunkan gula darah, tekanan darah, trigilserida dan kolesterol pasien diabetes tanpa mempengaruhi hati dan ginjalnya.

Dalam literature “The mechanisms of Oyster mushrooms hypocholesterolemic effects” dijelaskan bahwa terjadi reduksi penyerapan kolesterol dan peningkatan hilangnya kolesterol dalam plasma oleh berkurangnya produksi dan sekresi VLDL.

Tikus yang diberi diet makanan semisenitetik yang mengandung kolesterol 0,3% dan tepung jamur tiram 5% selama 8 minggu menunjukkan penurunan level kolesterol serum 36 %, kolesterol di hati 51%, trigliserida di hato 32%, VLDL 53% dan LDL 47%.

4 thoughts on “Jamur Tiram dan Kesehatan

    • ibu bisa membeli pada kami.
      perusahaan kami memproduksi tepung jamur tiram putih untuk terapi beberapa macam penyakit, seperti kolesterol, kanker, hipertensi dll
      silakan hub. pekik 081548531427

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s