Pengolahan Limbah cair tapioka dengan UASB

Amirul Mukminin, Wignyanto dan Nur Hidayat

Abstrak, 2002

Industri tapioka menghasilkan limbah cair dari proses pencucian dan pengendapn yang mengandung bahan organik yg berpotensi sebagai pencemar lingkungan apabila tidak diolah. Salah satu cara pengolahan limbah cair adalah dengan UASB (Up-flow Anaerobic Sludge Blanket) yg memiliki keuntungan tidak membutuhkan energi untuk aerasi, pemanfaatan ruang secara vertikal dan dihasilkan sludge lebih sedikit daripada aerob. Limba yg diolah dimasukkan dari bagian bawah reaktor.

Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan pH influen dan waktu detensi pada UASB agar efluen yang dihasilkan sesuai standar.

Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok yang terdiri dari dua faktor yaitu pH influen dan waktu detensi. Analisis dilakukan terhdap pH, COD, BOD, DO dan TSS

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada interaksi terhadap COD, DO, dan pH effluen. Waktu detensi berbpengaruh nyata terhadap TSS, COD, DO dan pH effluen.

Kadar DO semua perlakuan di bawah 6 mg/l sehingga eflluen masih membutuhkan aerasi untukmemenuhi persyaratan sedang COD, TSS dan pH effluen sudah memenuhi untuk dibuang jika pH influen 4,73 dengan waktu detensi 12 jam.

sumber gambar http://www.fao.org/docrep/w7241e/w7241e0v.gif

About these ads

16 thoughts on “Pengolahan Limbah cair tapioka dengan UASB

  1. hi….kenalkan namaQ Dornauli Manurng..
    Q mahasiswa semester 6 di TEknik Kimia USU,
    rencananya Q mo ngadain penelitian tentang limbah industri tapioka.
    Q masih bingung sama limbah ne, jadi tolong dibantuin ya, tolong dikirimkan ke email (lee_dna@yahoo.com) saya artikel/ info tentang limbah tapioka.
    Thaks b4,

  2. Sebelumnya perkenalkan saya Kuswasana Adi, saya praktisi di bidang pengolahan limbah industri. Saya tertarik dengan artikel ini karena untuk pengolahan limbah saat ini memang menggunakan energi yang cukup tinggi.

    Untuk itu jika Bapak tidak keberatan dapat memberikan beberapa informasi mengenai penelitian ini. Berapa konsentrasi COD influent yang digunakan untuk penelitian ini? karena berdasarkan beberapa literatur yang saya pelajari waktu tinggal sangat bergantung dari beban COD dan jumlah MLSS yang terdapat dalam air limbah.

    disamping itu berdasarkan pengalaman untuk operasional skala besar di lapangan ada kesulitan dalam pembentukan sludge blanket akibat faktor alliran yang tidak merata, kami mohon bantuan untuk diinformasikan kecepatan aliran dalam penelitian ini berapa? (berapa dimensi alat dan debit aliran yang digunakan)

    Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

    salam,
    Kus

  3. Saya tertarik dengan penelitian ini. Saya rencanakan meneliti limbah cair nanas dengan bakteri indigen. Mohon penjelasan mengapa pH, BOD COD, TSS limbah tersebut tinggi. Untuk kapasitas limbah 5.000-7.000 meter kubik per hari apakah tepat dengan bioremediasi? adakah penelitian tentang bioremediasi dengan bakteri indigen nanas dan dimana alamatnya? Terima kasih.
    Hormat kami,
    agus sutanto

    • untuk penelitian bakteri indigen pada limbah silahkan hubungi bu Endang Suarsini (beliau dosen UM). alamat anggota ada di daftar anggota 2008. silhakan di download. mau jdi anggota? cukup bayar 50 rb dapat jurnal 3 kali terbit dalam setahun.

  4. Pak, apa ada peralatan limbah tapioka untuk sekala home industri, kalau ada mohon infonya Pak!

    Salam dari kami
    mukhlison, alumni TP UB 92

    • kalo limbah cair untuk biogas saya coba kok kurang efisien kecuali dicampur dengan bahan lain. saya coba gunakan pengolahan dengan tanah dan hasilnya jadi air yang bersih yang dapat digunakan untuk keperluan lain dengan nilai BOD dan COD memenuhi stnadar bahkan jauh lebih baik. dapat pula untuk pmbuatan tapioka lagi

  5. Salam kenal..
    Saya mau tanya, apakah sistem pengolahan air limbah rumah tangga dengan biofilter dapat diterapkan dalam pengolahan limbah cair tapioka…?

    • dapat pak saya sudah coba, kalo bisa jangan banyak ampas terikut agar tidak cpat tersumbat, isi saluran pembuangandengan kerikil atur kecepatan keluar limbah dengan menghitung sehati dapat berapa liter lalu bagi 24 sehingga dapat dibuat kontinyu. setiap setengan meter atau satu meter kasih sekat bergantian dari atas dan dari bawah sehingga limbah v=bergerak naik turun. saya dapatkan cukup jernih, namun masih skala kecil belum besar inijuga setelah melihat kasus di Banyakkan Kediri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s