Iffah Khoiurn Nisak, Wignyanto, Nur Hidayat
Penelitian 2005
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proporsi fortifikasi tepung limbah tapioka pada pellet dan waktu retensi yang tepat dalam usaha reduksi limbah logam berat tembaga pada limbah cair industri tekstil dengan metode bioremoval melalui penggunaan Rhizopus stolonifer.
Percobaan menggunakan rancangan tersarang dengan faktor utama adalah konsentrasi tepung limbah tapioka dan faktor tersarang waktu retensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekeruhan mencapai nilai minimal sebesar 79 Ntu dengan konsentrasi tepung tapioka 100% dan waktu retensi 3 hari. pH optimal pada nilai 4,24 dengan konsentrasi tepung tapioka 50% dan waktu retensi 7 hari. Konsentrasi logam mencapai nilai 1,38 ppm pada konsentrasi tapioka 100% dengan waktu retensi 7 hari (reduksi 30,65%). Model yang terbentuk dari respon konsentrasi tembaga (Y) dengan konsentrasi tepung tapioka (A) dan waktu retensi (B) adalah:
Y = 1,68+0,004A^2+0,25B-0,016B^2
Januari 9, 2008 pukul 11:13 am |
salam
saya tertarik dgn penelitian saudara
kalau sampel yang digunakan itu sintetis atau limbah dari industri tekstilnya?
April 1, 2008 pukul 3:37 am |
Bagus itu Pak ™